Web Blog Lembaga Forum Komunikasi Kabali, Lokus Operasional Wisata Budaya Keja Sama BOP Wakatobi
Kamis, 04 Maret 2010
Rabu, 03 Maret 2010
FORKOM KabaLi PUSAT KENDARI TURUT MENGHADIRI ACARA HAKEKAT CUCU DARI SESEPUH TOKOH MASYARAKAT LIYA DI KENDARI
Pada hari Rabu tanggal 3 Maret 2010 beberapa pengurus dan pendiri dari Forum Komunikasi Keluarga Besar Liya Pusat Kendari ikut menghadiri acara hakekat cucu dari salah seorang tokoh masyarakat dan sesepuh Liya di Kendari yakni bapak Ir. La Ode Ganiru,M.Si. Adapun cucunya yang baru saja sekitar dua minggu lalu lahir ke muka bumi ini melalui suatu operasi saesar adalah bernama Wa Ode Safia Sabrina yang tak lain anak dari La Ode Muhammad Sabri,ST.,MT. Sabri merupakan anak pertama dari Bapak Ir. La Ode Gabiru,M.Si, dia sebagai dosen Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang yang saat ini berada di Kendari dalam menyambut kelahiran sang bayi. Pada acara hakekat tersebut kedua orang tua Wa Ode Safia sabrina terlihat sangat bergembira dan khusnul khatimah, juga demikian terlihat pada kedua kakeknya penuh khidmat dan kegembiraan tersendiri. Pada acara hekekat dilakukan pembacaan kalimah-kalimah allah yakni dengan mengumandangkan ayat-ayat suci alqur'an, barajanji dan doa syukuran. Kami dari segenap Badan Pendiri dan Badan Pengurus Pusat Forkom KabaLi Kendari mengucapkan selamat berbahagia kepada saudara La Ode Muhammad sabri,ST.,MT atas kelahiran anak pertamanya, semoga Tuhan YME Allah SWT senantiasa memberikan hidayah dan bimbingannya sehingga kelak dapat membesarkan anak tersebut dengan baik dan diharapkan kelak dapat berbakti kepada kedua orang tua dan berguna bagi bangsa dan negara. Selamat yaaahhh....!!!
Selasa, 02 Maret 2010
Warga KabaLi Turut Mendoakan Agar Senantiasa Mendapat Kesehatan, Keselamatan dan Ridho Kepada Salah Seorang Sarah Liya Togo LA ODE ABU Atas Rencananya Menunaikan Ibadah Umroh Pada Tanggal 14 Maret 2010
Forum Komunikasi Keluarga Besar Liya Pusat Kendari Sulawesi Tenggara menghaturkan dan memanjatkan doa kehadirat Tuhan YME, Allah SWT atas adanya rencana menunaikan Ibadah Umroh kepada salah seorang sarah Liya Togo (Meantuu Agama) yakni Bapak La Ode ABU yang tak lain merupakan ayahanda dari tokoh masyarakat Liya kota Kendari yakni Ir. La Ode Ganiru,M.Si. Keberangkatan menunaikan Ibadah Umroh merupakan hal yang sudah lama dinantikan oleh beliau dan barulah direncanakan pada tanggal 14 Maret 2010 ini beliau yang diantar atau ditemani langsung oleh anaknya tersebut terkabul doa dan hajat yang sudah sekian lama dinantikan. Syukur alhamdulillah kamipun dari segenap Badan Pendiri Pusat dan Badan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Keluarga Besar Liya Pusat kendari (Forkom KabaLi) turut berbangga hati karena salah satu orang tua Togo Liya yang dituakan dilingkungan keluarga besar Liya yakni Bapak La Ode ABU akhirnya juga terkabul keinginannya untuk dapat menginjakkan kakinya ditanah Mekkah Alkaramah, tanah suci tempatnya para wali allah dan malaikat dan tempatnya kiblat bagi ummat islam diseluruh penjuru dunia. Mudah-mudahan dalam keberangkatan beliau mulai dari meninggalkan rumah di Kendari menuju tanah Mekkah senantiasa dibawah bimbingan Tuham YME, Allah SWT sehingga sehingga senantiasa mendapat kekuatan lahir dan bathin, sehat jasmaniah dan rohaniah serta dapat tertuntun bathin dan rohanihnya dalam zisim latifatul qalbi menyambut ibadah agung di tanah suci Mekkah Alkaramah dalam menanti hidayah dan karunia Allah SWT.
Salah Seorang Sarah Liya (Meantuu Agama) yakni La Ode Abu
Sebelah Kanan Berpose Dengan Ketua Umum Forkom
KabaLi Pada Tanggal 3 Maret 2010 di Kendari
Semoga segala perjalanan Ibadah Umroh yang dilakukan senantiasa mendapat kemudahan dan mendapat pahala sehingga diharapkan setelah kembali ke Togo Liya dapat bermanfaat bagi kemaslahatan ummat manusia disana khususnya bagi keluarga besar Liya dan makin menambah khasanah karamah Mesjid Agung Keraton Liya.
Senin, 01 Maret 2010
SURAT TUGAS UNTUK MELAKUKAN PEMANTAUAN dan PENGKAJIAN PERSIAPAN PILKADA Wakatobi periode 2011 s.d 2016 dan HASILNYA DILAPORKAN KEPADA Forkom KabaLi.
SURAT PERINTAH TUGAS
Nomor : 01/SPT/FK.KABALI/2010
D a s a r :
- Hasil Rapat Badan Pengurus Forkom KABALI pada hari Sabtu, tanggal 06Februari 2010 mencermati pelaksanaan pembangunan daerah Sultra khususnya Kabupaten Wakatobi;
- Aspirasi masyarakat Wakatobi khususnya Masyarakat Liya di Kendari mengenai persiapan pelaksanaan pilkada Wakatobi periode 2011-2016
M E N U G A S K A N
K e p a d a :
1. Ir. EDY SUNARNO (Ketua Merangkap Anggota)
2. L M. SALIH HANAN, S.Pd (Sekretaris merangkap Anggota)
3. UMAR ODE HASANI, SP, M.Si (Anggota)
4. LA ODE MARDIN, SP, M.Si (Anggota)
5. LA ODE ALI AHMADI, S.S (Anggota)
Untuk : Melakukan Pemantauan dan Pengkajian persiapan Pilkada Wakatobi periode 2011 s.d 2016 dan hasilnya dilaporkan kepada Forkom Kabali.
Masa Kerja Tim : Sejak tanggal ditetapkan surat tugas ini sampai dengan pelantikan Bupati dan Wakil
Bupati Wakatobi terpilih periode Pilkada 2011 s.d 2016.
Demikian Surat Perintah Tugas ini diberikan kepada yang bersangkutan untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya..
Ditetapkan di : K e n d a r i
Pada Tanggal : 07 Februari 2010
PENGURUS FORKOM KABALI
SULAWESI TENGGARA
TAHUN 2010
K E T U A
Ir. LM. ALI HABIU, AMts, M.Si
Tembusan:
1. Badan Pendiri Forkom KABALI pusat di Tempat;
2. Dewan Penasehat Forkom KABALI pusat di Tempat;
3. Pertinggal.
Motto:
“TOPOGAU SATOTONO”
SURAT KEPUTUSAN BADAN PENGURUS PUSAT FORUM KOMUNIKASI KELUARGA BESAR LIYA TENTANG SUSUNAN PANITIA SEMINAR BUDAYA WAKATOBI TAHUN 2010
KEPUTUSAN BADAN PENGURUS PUSAT
FORUM KOMUNIKASI KELUARGA BESAR LIYA (Forkom KABALI)
SULAWESI TENGGARA
NOMOR : 01/BP/FORKOM-KABALI-Sultra/II/2010
TENTANG :
PEMBENTUKAN PANITIA PELAKSANA
SEMINAR PEMBANGUNAN KEBUDAYAAN WAKATOBI 2010
BADAN PENGURUS:
Menimbang :
- bahwa dalam rangka mendukung visi-misi Pemerintah Daerah Wakatobi, “Surga Nyata Bawah Laut di Jantung Segi Tiga Karang Dunia”, maka perlu didukung oleh pengelolaan dan pelestarian nilai-nilai budaya masyarakat Wakatobi yang berskala Nasional;
- bahwa budaya masyarakat Wakatobi yang heterogen merupakan potensi daerah yang perlu pengelolaan dan pelestarian sebagai alat pemersatu;
- bahwa berdasarkan butir b diatas dalam upaya pengelolaan dan pelestarian nilai-nilai budaya masyarakat tersebut maka perlu diadakan Seminar Kebudayaan Wakatobi 2010 dengan tema “ Melalui Seminar Kebudayaan bersama membangun Citra Wakatobi sebagai Destinasi Wisata Dunia”;
- bahwa sehubungan dengan hal tersebut, maka perlu di bentuk Panitia Pelaksana Seminar Pembangunan Kebudayaan 2010.
- Undang-Undang Nomor : 8 tahun 1985 Tentang Organisasi Kemasyarakatan;
- Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1992 tentang Benda dan Cagar Budaya;
- Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentan Pemerintahan Daerah;
- Undang-Undang No 10 Tahun 2009 tentang Pariwisata;
- Peraturan Pemerintah Nomor : 18 Tahun 1986 Tentang Pelaksanaan Organisasi Kemasyarakatan;
- Akta Pendirian Forkom KABALI Nomor : 09 Tahun 2009, tanggal 8 Desember 2008, dengan Notaris Rayan Riadi, SH.,M.Kn Kendari;
- Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Forkom KABALI.
- Hasil Konsultasi Badan Pengurus Forkom KABALI Sultra dengan Bupati Wakatobi pada hari Minggu Tanggal 14 Februari 2010 di Kendari.
- Rapat Badan Pengurus Forkom KABALI Sultra pada hari Minggu Tanggal 14 Februari 2010, sebagai tindak lanjut perintah Bupati Wakatobi kepada Forkom KABALI Sultra sebagai Inisiator Pelaksana Seminar.
MEMUTUSKAN:
MENETAPKAN :PERTAMA : Membentuk Panitia Pelaksana Seminar Pembangunan Kebudayaan Wakatobi 2010 dengan Susunan Kepanitiaan sebagaimana terlampir dalam keputusan ini.
KEDUA : Dalam Pelaksanaan Seminar tersebut, Panitia bertugas sebagai berikut:
1. Melakukan Persiapan Pelaksanaan Kegiatan;
2. Melakukan konsultasi dengan Pemerintah Kabupaten
Wakatobi sebelum dan sesudah pelaksanaan Seminar
3. Melakukan Konsultasi dengan kelompok komunitas budaya
masyarakat Liya, Mandati, Wanci, Kapota, Kaledupa,
Tomia, Binongko, Cia-cia Wali dan Bajo.
4. Melaporkan hasil pelaksanaan Seminar kepada Badan
Pengurus Forkom KABALI Sultra dan Pemerintah Kabupaten
Wakatobi.
KETIGA : Biaya dalam pelaksanaan Seminar Pembangunan Kebudayaan Wakatobi 2010 ini, bersumber Pemerintah Kabupaten Wakatobi dan sumber-sumber penerimaan lain yang sah dan tidak mengikat.
KEEMPAT : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila ternyata dikemudian hari terdapat kekeliruan
maka akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
DITETAPKAN DI : KENDARI
PADA TANGGAL : 26 Februari 2010
BADAN PENGURUS PUSAT
FORUM KOMUNIKASI KELUARGA BESAR LIYA (Forkom KABALI)
SULAWESI TENGGARA
K E T U A, SEKRETARIS,
Ir. LD. MUH. ALI HABIU,AMts.,M.Si UMAR ODE HASANI,SP.,M.Si
Tembusan:
1. Bupati Wakatobi di Wangi-Wangi;
2. Disbudpar Kabupaten Wakatobi di Wangi-Wangi;
3. Badan Pendiri Forkom KABALI Sultra (sebagai laporan) di Kendari;
4. Ketua Cabang Forkom KABALI Wakatobi di Liya;
5. Pertinggal.
Lampiran SK Nomor: 01/BP/FORKOM-KABALI-Sultra/II/2010
SUSUNAN PANITIA PELAKSANA
SEMINAR PEMBANGUNAN KEBUDAYAAN WAKATOBI 2010
1. Pelindung
1. BUPATI WAKATOBI
2. KETUA DPRD WAKATOBI
2. Penasehat
1. LA ODE UNGA SULAIMAN, B.Sc
2. Ir. H. LA ODE GANIRU, M.Si
3. Drs. LA ODE UDU TOUNDU
4. dr. LA DUWI, Sp. An
3. Pengarah (SC)
1. SEKRETARIS DAERAH KAB. WAKATOBI
2. KADIS. KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KAB. WAKATOBI
3. KETUA Forkom KABALI Sultra
4. WA ODE NURHAYATI, S.Sos
5. H. SYAHRUDDIN BUTON, SH
6. Ir. H. LA ODE ABDUL MADIKI, M.Si
4. PANITIA PELAKSANA
Ketua : Drs. LA ODE ALI MURNI MISA, M.Si
Wakil Ketua : Ir. EDY SUNARNO
Sekretaris : LA ODE ALI AHMADI, SS
Wakil Sekretaris : SAMRIADIN
Bendahara : LA ODE SALAGU, SE
PEMBANTU UMUM
1. H. LA ODE MOANE OBI, SP.M.Si Koordinator
2. LA ODE ABDUL RAHIM, S.E Anggota
3. LA ODE SURIONO, SE Anggota
4. LA ODE HUSURI Anggota
5. dr. H. JAMALUDDIN Anggota
6. LA ODE MUSU, SE Anggota
7. TAHARUDDIN, SE Anggota
SEKSI HUMAS
1. Drs. H. LA ODE BOA SARDIMAN, M.Si Kordinator
2. BURHANUDDIN, SE, M.Si Anggota
3. Drs. LA ODE RAJUDDIN Anggota
4. dr. NAOMI U. TOUNDU Anggota
SEKSI UNDANGAN
1. LM. SALIH HANAN, S.Pd. Koordinator
2. LA ODE BOY SUSANTO Anggota
3. ODE CHAIRUL MUH. RIDWAN Anggota
4. WA ODE SURYANI HASAN DOU Anggota
5. LA ODE AGUSTIANSA Anggota
6. LA ODE APRIADI MARSIDI Anggota
7. LUKMAN SALAGU Anggota
8. ODE CHAIRUL MUH. RIDWAN Anggota
9. JUMRIATI HAMINAH Anggota
SEKSI ACARA, SIDANG dan PROTOKOL
1. UMAR ODE HASANI, SP. M.Si Koordinator
2. LM. ALI ABDURROHMAN, S.Pd Anggota
3. LM. SOFYAN NURHASAN Anggota
4. NUR HIKMAH, S.Ag. Anggota
5. WA ODE RAHMA GANIRU, SE Anggota
6. WA ODE ETIN MUSAENI MUSU Anggota
7. WA ODE FITRA MAULINA ALI KALAO Anggota
8. WA ODE RIDHA E. SUNARNO Anggota
9. WA ODE FITRIA MARSIDI Anggota
10. WA ODE SITTI NURHADIAH HABIU Anggota
SEKSI PERLENGKAPAN dan DOKUMENTASI
1. LA ODE MARSIDI, L Koordinator
2. LA ODE SANTOSO, S.Sos Anggota
3. LA ODE ALI KALAO Anggota
4. AMRULLAH LISAW, SE Anggota
5. LM. RIADY E. SUNARNO Anggota
6. ARLI FEBRITA ALIMURNI Anggota
7. LA ODE HARIS IDRIS Anggota
SEKSI PERNASKAHAN
1. DR. LM. ALIFUDIN NUR, M.Ag Koordinator
2. LA ODE MARDIN, SP, M.Si Anggota
3. WA ODE FATMA GANIRU, ST Anggota
4. LA ODE SARDIMIN Anggota
5. WA ODE AMALIA ALIMURNI Anggota
6. AAN ANDRIANI CHAIRUDDIN, SH Anggota
SEKSI DANA
1. LA ODE BAHRUM SULAIMAN, SE Koordinator
2. CHAERUDDIN, SE Anggota
3. LA ODE MUH. BAABUR Anggota
4. LA ODE MUSRIN Anggota
5. LM. RANDY E. SUNARNO Anggota
6. MUH. ARIF Anggota
7. DEWI SARTIKA Anggota
SEKSI KONSUMSI
1. SITTI KIAH HABIU Koordinator
2. HARTINI MISA Anggota
3. Hj. WA ODE MALIMU ALI Anggota
4. MULIATI KALAO Anggota
5. Hj. WD. JUMRIATI SADAR, SE Anggota
6. SRI ENDANG SALAGU Anggota
7. WA ODE RUSNI MARSIDI Anggota
SEKSI KEAMANAN
1. BRIPTU LD. RIO ALI
2. BRIPDA LM. REZA FAJARULLAH
3. SERDA LA ASIRI
DITETAPKAN : K e n d a r i
PADA TANGGAL : 26 Februari 2010
BADAN PENGURUS PUSAT
FORUM KOMUNIKASI KELUARGA BESAR LIYA (Forkom KABALI)
SULAWESI TENGGARA
K E T U A, SEKRETARIS,
Ir. LD. MUH. ALI HABIU,AMts.,M.Si UMAR ODE HASANI,SP.,M.Si
PEMATERI
1. Ir. HUGUA (BUPATI WAKATOBI)
2. KETUA DPRD KAB. WAKATOBI
3. KADIS. KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KAB. WAKATOBI
4. DR. NUR ARAFAH, SP. M.Si
5. DR. LM. ALIFUDDIN NUR, M.Ag.
NARA SUMBER
PERWAKILAN LIYA : Ir. LM. ALI HABIU, AMts, M.Si/DR. LM. ALIFUDDIN NUR
PERWAKILAN WANCI : Drs. H. LA ODE DJUMAU/DR. LA ODE ALWI,M.Si
PERWAKILAN MANDATI : Prof. DR. HASANUDDIN BUA, SE, M.Si/DR. NUR ARAFAH,M.Si
PERWAKILAN KAPOTA : LA ODE MUKMIN/LA ODE......
PERWAKILAN KALEDUPA : ABDUL DJAKIA/LA AOWU
PERWAKILAN TOMIA : DJALALUDDIN/MANE OBA
PERWAKILAN BINONGKO : ANDI HASAN, S.Pd/Ir. AMINUDDIN KANDARI, M.S
PERWAKILAN BAJO : Ir. ABDUL MANAN, M.Sc/RUSDIN
Rabu, 24 Februari 2010
"POSAASA" TAK PERLU DI KONTESKAN DALAM BENTUK MODIFIKASI TARIAN YANG DIHIMPUN DARI SEMUA POTENSI TARIAN DI WAKATOBI, JIKA SISTEM ADAT DAN TRADISI BUDAYA MASING-MASING WILAYAH BISA DIKEMBANGKAN OLEH PEMDA KABUPATEN WAKATOBI
Sebagaimana yang dilansir pada media Kendari Ekspress tanggal 11 Februari 2010 pada Dead Line berjudul "Tari Posaasa, Bakal Memeriahkan Pembukaan DEEP Indonesia" menyatakan bahwa tari Posaasa merupakan tari persatuan dan tari kreasi baru dari perpaduan gerakan sejumlah tarian yang ada di Wakatobi dengan mengadopsi tarian Honari Mosega, Kenta-Kenta dari Wangi-Wangi; tarian Lariangi, dan Sombo Bungkale dari Kaledupa; tarian Saride, Lakadandio, Sajo Moane dari Tomia dan tarian Balumpa dari Binongko-----sebetulnya tak perlulah cape-cape Dinas Parawisata dan Kebudayaan Wakatobi memodifikasi berbagai tarian yang sudah berusia ratusan tahun dan menjadi kebanggaan masing-masing wilayah adat jika selama ini sistem pembinaan dan pengembangan seni budaya di wilayah-wilayah tersebut mendapat perhatian baik dari pemerintah daerah Wakatobi. Jangan karena ada event seperti DEEP 2010 yang akan dilaksanakan di JCC pada tangggal 13 s/d 15 maret 2010 lantas eksistensi dan penghargaan budaya sistem wilayah adat dimusnakan begitu saja melalui penciptaan tarian baru yang dimodifikasi. Banyak daerah di Indonesia merasa bangga jika mampu penciptakan tari kreasi baru, namun perlu dicanamkam bahwa daerah-daerah tersebut sebetulnya tidak memiliki aset tarian budaya yang menjadi turun-temurun dan menjadikan kebanggaan tersendiri rakyatnya. Potensi seni budaya pulau Wakatobi utamanya jenis dan macam tari-tarian merupakan aset bangsa dan juga menjadikan kebanggan tersendiri masyarakat dimana seni budaya tersebut berada, bahkan usianya bisa memakan ratusan tahun. Sebagai contoh tarian Honari Mosega dari Keraton Liya usianya diperkirakan sudah mencapai lebih kurang 900 tahun. Tarian ini merupakan tarian para hulubalang penjaga penguasa atau raja mengingat dari simbol-simbol gerakan yang dimandangkan merupakan sebuah isyarat apakah ada musuh yang akan menyerang atau tidak atau apakah para saudagar yang merapat kepantai bertujuan baik atau tidak. Tarian ini diperkirakan mulai ada di Togo Liya sejak pertengahan abad XI SM yang dibawah oleh prajurit Putri Khan asal Mongolia-Tibet yang ketika itu telah berkuasa di Kamaru pulau Buton. Masyarakat yang tinggal di Togo Liya (Oroho) ketika itu merupakan perpaduan campuran antara prajurit Putri Khan, bajak laut dari Papua, Tobelo, Minandanau dlsb yang secara bersama-sama membentuk suatu komunitas bajak laut mengingat letak pulau Wangi-Wangi adalah sangat strategis yang menjembatani antara barat dan timur. Kalau saja selama ini Dinas Parawisata dan Kebudayaan Wakatobi memiliki kemauan keras untuk membina, melestarikan dan mengembangkan budaya tarian Honaro Mosega ini maka sudah barang tentu saat ini kita akan dapatkan suatu komoditas tarian Horani Mosega yang memiliki nilai budaya yang tinggi karena telah dikemas dan dikelolah dengan baik. Oleh karena itu KabaLi tidak sependapat jika di wilayah adat Wakatobi ada pemunculan modifikasi tarian seperti "tarian Posaasa" sementara sebetulnya kita memiliki aset dan nilai-nilai budaya tarian yang tinggi namun tak pernah dikelolah, dikemas bahkan dikembangkan dengan baik selama ini. Marilah kita bersama menghargai aset budaya peninggalan para leluhur kita dengan jalan mari bersama-sama kita kembangkan. Sebuah negeri yang besar jika para pengelolah negeri itu mau menghargai nilai-nilai budaya leluhurnya sebab jika tidak, maka jangan menyesal disuatu kelak nanti kita semua warga Wakatobi akan menjadi penonton di negeri sendiri. Oleh karena itu Forum Komunikasi keluarga Besar Liya (Forkom KabaLi) dalam menyoal masalah-masalah kontalasi kebudayaan dan nilai-nilai sejarah yang dipandang kurang berkembang dengan baik di wilayah sisten adat Keraton Liya maka dalam waktu dekat akan mendirikan SANGGAR KABALI di setiap wilayah kota-kota besar di Indonesia guna mendidik putra-putri asal KabaLi untuk bisa mencintai da mengembangkan budayanya sebagai amanah leluhur yang perlu dilestarikan sampai akhir zaman yang suatu kelak menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Dan olehnya itu KabaLi mulai saat ini akan mengawal dan mengamankan secara penuh semua kekuatan potensi seni budaya asal keraton liya dari penjarahan dan pencaplokan atau pengatasnamaan baik secara langsung maupun secara simbolik jika ada orang-orang atau lembaga atau apapun namanya dengan sengaja mengadopsi segala bentuk seni budaya Liya Togo tanpa melalui izin secara resmi melalui Badan Pendiri pusat Forum Komunikasi Keluarga Besar Liya kendari. Perbuatan sengaja atau tidak sengaja melakukan anaksasi atas nilai budaya dan sejarah Liya Togo tanpa melalui permintaan secara resmi ke KabaLi maka itu berarti perbuatan melawan hukum baik hukum negara maupun hukum adat.****
Selasa, 23 Februari 2010
PENUGASAN TOKOH ADAT/SARAH LIYA DALAM MEYAMBUT TIM ARKIOLOGIS BP-3 MAKASSAR UNTUK MELAKUKAN INVESTIGASI DAN PEMETAAN BENTENG KERATON LIYA
Setelah melalui pertemuan intensif dan diskusi dari para Badan Pendiri serta Badan Pengurus Forkom KabaLi Kendari akhirnya diputuskan bahwa dalam persiapan pelaksanaan Survei dan Investigasi serta Pemetaan Benteng Keraton Liya maka perlu didampingi oleh beberapa tokoh adat/sara Liya untuk mendampingi Tim Arkilologis dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP-3) Makassar yang terdiri dari 6 orang ahli kepurbakalaan dengan rencana berangkat meninggalkan Makassar mulai tanggal 10 Maret 2010 menuju Liya Wangi-Wangi. Adapun tugas dari tokoh para adat/sarah yang ditugaskan oleh Forkom KabaLi adalah memberi petunjuk dan rahan yang jelas akan eksistensi Benteng Keraton Liya, mendapingi para Tim BP-3 dan memberi pengarahan serta penjelasan kepada masyarakat Liya sehingga jalannya acara survei, investigasi dan pemetaan dapat berjalan lancar sesuai dengan jadual yang telah ditentukan.
Adapun para Tokoh Adat/Sarah yang ditunjuk oleh Forkom KabaLi adalah mereka yang dipandang cukup kopentensi dan menguasai sejarah dan sistem adat Liya sekaligus mewakili berbagai elemen masyarakat adat yang diberikan Rekomendasi sebagai berikut :
Sekretariat :
Jl.Balaikota, Lorong Rembis No.7 mandonga
Kode Pos 93111 Kendari – Sulawesi TenggaraTelp. 0401-3022215/3000051
Email: forkomkabali@gmail.com
URL:http://www.forkomkabali.blogspot.com
URL:http://www.forkomkabali.blogspot.com
Akta Notaris No. 09, RAYAN RIADI, SH. M.Kn
R E K O M E N D A S I
Nomor: 01/Rek./FK.KABALI/2010
Yang bertanda tangan di bawah ini, Ketua Forkom KABALI Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan ini memberi Rekomendasi kepada Tokoh Masyarakat Liya bernama:
1. LA ODE ABU
2. LA ODE LONTO
3. LA ODE ODE, A.Md
4. LA ODE MADA
5. LA ODE ABDUL KASIR
Untuk melakukan Pendampingan Tim Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Makassar yang akan melakukan kegiatan Pemetaan/Zoning Benteng Liya Kabupaten Wakatobi pada tanggal 10 Maret 2010 s.d 15 Maret 2010.
Sehubungan dengan hal tersebut, maka dengan ini disampaikan kepada pendamping agar membangun komunikatif di kalangan masyarakat Liya secara umum dan Tokoh masyarakat lainnya, serta dapat memberikan informasi valid (benar) sesuai dengan kebutuhan Tim BP3 yang dimaksud.
Demikian rekomendasi ini diberikan untuk di pergunakan seperlunya dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.
Dikeluarkan di : K e n d a r i
Pada Tanggal : 01 Maret 2010
PENGURUS FORKOM KABALI
KENDARI- SULAWESI TENGGARA
TAHUN 2010
K E T U A
Ir. LM. ALI HABIU, AMts, M.Si
Tembusan:
1. Bapak Bupati Wakatobi (sebagai Dewan Pelindung Forkom KABALI);
2. Dewan Pendiri Forkom KABALI;
3. Dewan Penasehat Forkom KABALI;
4. Pertinggal.
Tema:
“TOPOGAU SATOTONO”
Minggu, 21 Februari 2010
BIO DATA SINGKAT SEKRETARIS FORKOM KabaLI UMAR ODE HASANI,SP.,M.Si
A. IDENTITAS
Nama : UMAR ODE HASANI, SP.M.Si
Tempat/tanggal lahir : Buton, 01 Nopember 1968
Nomor Induk Pengawai : 19681101 200604 1 002
Pangkat/Golongan : Penata . Gol. III/c
Jabatan : Staf UPT Laboratorium Lingkungan
pada BLH Provinsi Sultra
Alamat : Jl. Haeba Dalam No 28 Wua-Wua
Kendari Kode Pos 93117
Hp. 081341641330
B. PENDIDIKAN FORMAL
1. SD Negeri Madapolo 1982
2. SMP Negeri Wanci 1985
3. SMA Sejahtera Kendari 1988
4. Sarjana Pertanian Fak. Pertanian Unhalu 1995
Kendari, Januari 2010
Yang Bersangkutan,
UMAR ODE HASANI, SP.M.Si
NIP. 19681101 200604 1 002
Nama : UMAR ODE HASANI, SP.M.Si
Tempat/tanggal lahir : Buton, 01 Nopember 1968
Nomor Induk Pengawai : 19681101 200604 1 002
Pangkat/Golongan : Penata . Gol. III/c
Jabatan : Staf UPT Laboratorium Lingkungan
pada BLH Provinsi Sultra
Alamat : Jl. Haeba Dalam No 28 Wua-Wua
Kendari Kode Pos 93117
Hp. 081341641330
B. PENDIDIKAN FORMAL
1. SD Negeri Madapolo 1982
2. SMP Negeri Wanci 1985
3. SMA Sejahtera Kendari 1988
4. Sarjana Pertanian Fak. Pertanian Unhalu 1995
5. Magister pada Program Studi Watershed Management/Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sekolah Pasca Sarjana IPB 2005
C. PENGALAMAN ORGANISASI
1. Pengurus PW Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kendari Periode 1990-1992
2. Pengurus Himpunan Mahasiswa Agronomi Fakultas Pertanian Unhalu tahun 1990-1991
3. Pengurus “Lembaga Da’wah Kampus” (LDK) Universitas Haluoleo periode 1992-1994
4. Pengurus Senat Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo Tahun 1992-1993
5. Pengurus Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiayah Cabang Kendari Periode 1992-1994
6. Pengurus LSM “Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumberdaya Kepulauan” Periode 1997-2001
7. Pengurus “Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil” (PINBUK) Kendari periode 1997-2000
8. Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sultra Periode 2007-2012
9. Ketua Umum “ Barisan Pemersatu Masyarakat Kepulauan Wangi-Wangi” Kendari Periode 2009-2014
10. Sekretaris Umum “Forum Komunikasi Keluarga Besar Liya” Kendari Periode 2009-2014
D. PENDIDIKAN PENJENJANGAN
1. DIKLAT PRAJABATAN III, BANDIKLAT Kendari 2006
E. PENDIDIKAN DAN PELATIHAN / KURSUS
1. Training Darul Arqam Dasar (DAD) IMM Cabang Kendari 1990
2. Pelatihan Metodologi Penelitian Sosial Tingkat Mahasiswa Se Sultra, Kendari 1992
3. Training Darul Arqan Menengah (DAM) DPD IMM Kendari 1993
4. Latihan Intruktur Daerah (LID) Angkatan XIV DPD IMM Ujung Pandang 1994
5. Pelatihan Kewirausahaan CAFÉ (Creation Of Enterprises, Formation Of Enterpreneures), Departemen Perindustrian Prov. Sultra, Kendari 1995
6. Kursus Dasar-Dasar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL-A), Kanwil PU-PSL Unhalu, Kendari 1996
7. Kursus Penyusun Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL-B), Kanwil PU-PSL Unhalu, Kendari 1996
8. Kursus Sistem Informasi Geografis dan Remote Sensing, Kanwil PU-PSL Unhalu, Kendari 1996
9. Pelatihan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Pembuatan Proposal Melalui Pendekatan Prespektif Gender, Sponsori oleh Menteri Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Negara Republik Federasi German kerjasama DSE/ZEL-SADESA dengan SINTESA, Kendari Tahun 1999
10. Pelatihan Training Of Trainer (TOT) BMT Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (PINBUK), Departemen Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah-PINBUK Prov. Sulsel, Ujund Pandang 1999
11. Pelatihan Master Of Training (MOT) BMT Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (PINBUK), Departemen Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah-PINBUK Prov. Jawa Timur, Malang 1999
12. Pelatihan Training Of Trainer (TOT) Tim Penilian Program Menuju Indonesia Hijau, PPLH Regional Sumapapua, Makassar Oktober Tahun 2008 dan Septem ber Tahun 2009
13. Pelatihan Bimbingan Teknis (Bintek) Pemantauan Kualitas Air Sungai Tingkat Prov. Sultra, Badan Lingkungan Hidup Prov Sultra, Kendari 9-10 Nopember 2009
F. PENGALAMAN PEKERJAAN
1. Tim Survey Pemberdayaan Masyarakat Miskin di Kota Bau-Bau, Kabupaten Buton dan Muna Provinsi Sultra, Kerjasama UNDP- LPM Unhalu Tahun 2004
2. Wakil Pimpinan Koran Harian Umum “SULTRA POS” Kendari Tahun 2004-2006
3. Staf Bidang Pemantauan dan Pemulihan pada BAPEDALDA Provinsi Sultra Tahun 2006-2009
4. Tim Survei Pemetaan Keanekaragaman Hayati Provinsi Sultra oleh BAPEDALDA Prov. Sultra Tahun 2008
5. Tim Penilai Program Menuju Indonesia Hijau Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2008 dan Tahun 2009
6. Tim Survey “Pemantauan Kualitas Air Sungai dan Udara Ambient” Bidang Pemantauan dan Pemulihan pada BAPEDALDA Prov. Sultra Tahun 2007-2009
7. Staf UPT Laboratorium Lingkungan pada Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2009-Sekarang
G. PENGALAMAN PENULISAN ILMIAH
1. Agrofiorestry Suatu Sistem Pertanian Alternatif di Sulawesi Tenggara (Lomba Karya Tulis Ilmia Se Sultra), Kendari Tahun 1991
2. Pemanfaatan Tepung Sagu Sebagai Bahan Pengawet Buah Atomat (Lycopersicon esculentum) (Lomba Karya Inovatif Produktif Tingkat Nasional), Jogyakarta Tahun 1995
3. Evaluasi Kesuburan Tanah, Status Unsur Hara Dalam Jaringan dan Pertumbuhan Kacang Tanah (Arachis hypogea L) (Skripsi), Program Studi Agronomi pada Fakultas Pertanian Unhalu Tahun 1995
4. Agroforestry Sebagai Alternatif Pengelolaan SDA Berbasis Konsevasi Tanah, Lahan dan Air pada Daerah Aliran Sungai di Sulawesi Tenggara (Lomba Penulisan Ilmia se Sultra Bidang Lingkungan Hidup Dinas Kimpraswil Prov. Sultra), Kendari Tahun 2003
5. Perencanaan Pembangunan Pertanian Berkelanjutan Pada Daerah Aliran Sungai Bau-Bau (Tesis), Program Studi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai/ Watershed Management pada Sekolah Pasca Sarjana IPB Tahun 2004
H. PERTEMUAN ILMIAH
1. Seminar “ Kajian Metedologi dalam Upaya Peningkatan Produksi Pertanian di Sultra, Dies Natalis XII Unhalu, Kendari tanggal 13 Pebruari 1993
2. Seminar “Studi Pembangunan Regional Komite Nasional Pemuda Indonesia” se Kawasan Timur Indonesia, Kendari tanggal 7-10 Pebruari 1994
3. Seminar “ Pulau Wawonii Sebagai Pusat Kemitraan Usaha Kecil, Menengah dan Transmigrasi Nelayan” Kerjasama Unhalu-Pemda Tk.I Sultra-Majelis Sinergi Kalam ICM Sultra, Kendari tanggal 15 Juli 1995
4. Seminar “ The Role of Bioscience in Supporting the Sustainable Agriculture Development” held by Bogor Agriculture University Developmen Project IPB-JBIC Loan IP-433, Bogor on September 26, 2002
I. RAPAT KERJA TEKNIS
1. Rakernis “ Evalusai Pemantauan Kualitas Air Sungai dan Ambien pada 33 Provinsi se Indonesia 2008, Serpong, tanggal 18-19 Nopember 2008
2. Rakernis “ Evalusai Pemantauan Kualitas Air Sungai dan Ambien pada 33 Provinsi di Indonesia 2009, Serpong, tanggal 17-18 Nopember 2008
Kendari, Januari 2010
Yang Bersangkutan,
UMAR ODE HASANI, SP.M.Si
NIP. 19681101 200604 1 002
Selasa, 16 Februari 2010
STUDI PEMETAAN DAN INVESTIGASI BENTENG KERATON LIYA AKAN MULAI DILAKUKAN MINGGU KE-I MARET 2010 OLEH TIM BP-3 MAKASSAR
Pintu Masuk atau Lawa Laro Togo Benteng Keraton Liya
Yang Tak Pernah Disentuh Pemugarannya Oleh Pemerintah.
Dibangun Sejak Akhir Abab VI.
Pelaksanaan studi investigas dan Pemetaan lingkungan Benteng Keraton Liya alhamdulillah berdasarkan informasi yang dapat dipercaya oleh seseorang kollega Tim BP-3 Makassar yang baru saja diterima pada hari Selasa Malam tanggal 16 Februari 2010 oleh Forkom KabaLi mengatakan bahwa akan dilaksanakan pada Minggu ke-III Februari 2010. Tim Arkiologis dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP-3) Makassar akan berangkat terdiri dari 6 (enam) orang dan berangkat dari Makassar menuju pulau Wangi-Wangi (Keraton Liya) dengan menggunakan Kapal Pelni pada hari Rabu tanggal 10 Maret 2010 dengan menyinggahi pelabuhan Bau-bau. Setelah tiba Tim tersebut di Pelabuhan Bau-Bau pada hari Kamis pagi tanggal 11 Maret 2010 kemudian pada malam harinya akan dilanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Mandati pulau Wangi-Wangi dengan menggunakan Kapal Motor berbodi Kayu pada Kamis malam tanggal 11 Maret 2010. Jika tak ada aral melintang maka Tim Arkiologis dari BP-3 Makassar akan tiba di pelabuhan mandati pada hari Jumat Jam 06.00 pagi hari tanggal 12 Maret 2010 dan selanjutnya Tim ini setelah tiba di Mandati akan berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Wakatobi di Wanci melalui Dinas Parawisata dan Kebudayaan Wakatobi dan Camat Wangi-Wangi Selatan. Mudah-mudahan jadwal keberangkanan Tim Arkiologis ini tidak lagi berubah sehingga tepat pada hari Sabtu tanggal 13 Maret 2010 Tim Arkiologis dari BP-3 Makassar sudah dapat mulai bekerja dan diperkirakan lmasa kerja mereka di Liya selama 2 minggu lamanya. Badan Pengurus Forum Komunikasi Keluarga Besar Liya (Forkom KabaLi) Kendari sangat mengharapkan agar pemerintah daerah Kabupaten Wakatobi dapat membantu dan memperlancar dengan baik semua tugas-tugas yang akan dilaksanakan oleh Tim Arkiologis BP-3 Makassar yakni dengan melakukan Pemetaan dan Investigasi Benteng Keraton Liya sebagai bahan dasar studi dan analisis untuk kebutuhan Studi Teknis Benteng Keraton Liya yang akan juga dilaksanakan pada pertengahan Tahun 2010 ini. Oleh karena itu Badan Pengurus Pusat Forkom KabaLi menghimbau kepada semua element masyarakat Liya, para toko-toko adat, para tetua, para sara agar dapat membantu kelancaran pelaksanaan Studi Investigasi dan Pemetaan Benteng Keraton Liya yang akan di laksanakan oleh Tim Arkiologis dari BP-3 Makassar ini dengan cara membantu secara partisipatif semua kegiatan mereka di lapangan termasuk memberikan informasi akurat akan eksistensi keberadaan Benteng Keraton Liya tanpa reserve. Badan Pengurus pusat Forkom KabaLi senantiasa akan memantau segala perkembangan yang terjadi di lapangan dan akan menjadi tindak evaluasi dan pelaporan kepada pihak-pihak terkait jika apabila ada seseorang atau oknum atau apapun yang sengaja menghalau dan menghalangi aktivitas Pemetaan dan Investigasi dari Tim ini.
Berkenaan dengan itu pada kesempatan ini Badan Pengurus Pusat Forkom KabaLi mengajak semua pihak semua elemen Keluarga Besar Liya dimanapun mereka berada dalam wilayah Republik Indonesia untuk marilah kita semua memanjatkan doa kehadirat Tuhan YME, Allah SWT dengan membaca surat Alpateha masing-masing 3 kali sambil meniatkannya semoga kerja Tim ini dapat berjalan lancar dan senantiasa mendapat bimbingan Tuhan YME, Allah SWT agar dalam pelaksaann survei dapat terbuka hati dan jiwanya terbuka inspirasinya untuk kiranya dapat menguak tabir eksistensi Benteng Keraton Liya pada zamannya. Dan kepada seluruh Keluarga Besar Liya dimanapun daerah di Indonesia mulai dari Marauke, Maluku, Ambon, Manado, Kendari, Buton, Makassar, samarinda dan Jakarta agar mulai saat ini mari kita rapatkan barisan dan menyambut era kebangkitan togo liya kedepan dengan kerja keras bahu-membahu serta bersatu dalam mengangkat sistem adat, tradiri, seni budaya, sejarah dan kebudayaan Liya yang menjadi ikon patnership dunia parawisata bahari yang tengah gencar dipromosikan oleh pemerintahan Wakatobi saat ini agar masyarakat togo Liya dapat sejahtera dan maju sosial ekonominya dikemudian hari.
Berkenaan dengan kedatangan Tim Arkiologis BP-3 Makassar setalah Forkom KabaLi konfirmasi pada malam Kamis tanggal 17 Agustus 2010 dengan salah seorang anggota Tim bernama Rustam,SS meminta kepada Lembaga KabaLi agar menfasilitasi mereka untuk pendampingan ketika mereka sudah tiba di desa Liya. Oleh karena itu berdasarkan informasi tersebut Badan Pendiri Forkom KabaLi Kendari mengadakan rapat pertemuan malam itu juga dan memutuskan untuk segera mengeluarkan mandat berupa rekomendasi kepada para tokoh/pemangku adat Liya untuk mendampingi kerja Tim dimaksud dengan memberikan tugas kepada : 1. La Ode Abu, 2. La Ode Mada, 3. La Ode Abdul Haris, 4.La Ode Lonto dan 5. La Ode Ode. Ke lima orang ini dipandang sudah cukup mewakili seluruh masyarakat Liya saat ini dan mengarahkan cara kerja Tim BP-3 tersebut sehingga dalam tugasnya di lapangan bisa berjalan tertib, aman dan lancar.
Minggu, 14 Februari 2010
TABUR GENDANG SUDAH DIMULAI...!!! ACARA AUDIENS FORKOM KabaLi DENGAN BUPATI WAKATOBI Ir.H. HUGUA BERJALAN SUKSES
Puji dan Syukur patut warga KabaLi panjatkan kehadirat Tuhan YME, Allah SWT karena atas perkenaannya maka terjadilah audiens pertemuan silaturrahim antara yang mewakili Badan Pendiri dan Badan Pengurus Forum Komunikasi Keluarga Besar Liya (Forkom KabaLi) Kendari dengan Bupati Wakatobi yakni Bapak Ir.Haji Hugua pada hari minggu tanggal 14 Februari 2010 tepat Jam 09.30 WIT. Pertemuan ini merupakan hal pertama kali terjadi semenjak Forkom KabaLi didirikan pada tanggal 6 Desember 2009 lalu sehingga jalannya Audienspun cukup memikau semua peserta audiens mulai dari para tokoh Forkom KabaLi, Bupati Wakatobi maupun sekretaris dan ajudannya, mengapa tidak! sebab pada kesempatan inilah Forkom KabaLi mendengarkan Ir.H.Hugua memaparkan visi kepemimpinan beliau yang begitu visioner dan agung yakni pencitraan SURGAISME dalam model kepemimpinan masa kini. Hugua memaparkan bahwa Surgaisme merupakan salah satu aliran kepemimpinan masa kini yang sangat perlu dikembangkan dalam rangka kemaslahatan ummat manusia di muka bumi ini. Surgaisme merupakan perpaduan aliran spritualisme dan materialisme yang diilhami oleh pengembangan teori Adam Smidh, George Soros dan Danar Hadi. Teori ekonomi kapitalis ala Adam Smidh mengemukakan rumus bahwa seorang kalau mau kaya maka dia setiap aktivitasnya senantiasa memakai rumus financial capital minus investation = fropit. Rumus inilah yang banyak diterapkan oleh para pemimpian zaman ini yang selalu ingin mendapatkan fropit, akibatnya rakyat diperas akan hak-haknya dan tak pernah mau berkorban untuk kemakmuran rakyat karena sang pemimpin selalu ingin manarik keuantungan fropit setiap keputusan yang diambilnya. Pada kondisi demikian ini rakyat menjadi banper alat kekuasaan sang pemimpin. Oleh karena itu pemikiran Hugua adalah bagaimana menciptakan seorang pemimpin masa kini yang seimbang antara kebutuhan spritual dan kebutuhan duniawia melalui aliran Surgaisme. Aliran Surgaisme ala Hugua ini adalah merupakan perpaduan antara aliran financial capital ala Adam Smidh dan kapitalisme ala Laissez Faire yang banyak menimbulkan masalah bagi masyarakat, lingkungan hidup dan keamanan dunia. Oleh karena itu Ir. h. Hugua menginginkan agar model kepemimpinan masa kini harus berdasarkan aliran Surgaisme ala Hugua yang merupakan perpaduan spritualisme dan materialisme yakni dengan menciptakan open society for global capitalism yang dikembangkan oleh George Soros dengan didasarkan atas keseimbangan lingkungan dan budaya.
Bupati Wakatobi Ir.H.Hugua Sedang Memberikan Informasi
Program Kerjanya Kepada Forkom KabaLi
Nampak Ketika Ketua Umum Forkom KabaLi Memberi
Penjelasan Program Kerja KabaLi dan Bupati Wakatobi
Sangat Apresiated
Tampah Hugua menghadap Lensa Sangat Serius Dalam
Menjelaskan Visi Kepemimpinan ala Surgaisme
Inilah Foto Bersama Forkom KabaLi Dengan Bupati
Wakatobi Ir. H.Hugua. Ir.H.Hugua Memakai Kemeja
Merah Hati Diapit Oleh Ketua Umum Forkom KabaLi
Ir.La Ode Muhammad Ali Habiu,AMts.,M.Si.
Dari Kanan ke Kiri : Mardin,SP,M.Si; La Ode Bahrum
Sulaiman,SE; La Ode Ali Ahmadi,S.S; Drs.La Ode
Chaeruddin; Bupati Wakatobi; Ir.LM.Ali Habiu,AMts,M.Si;
La Ode Salagu,SE; Umar Ode Hasani,SP,M.Si dan
La Ode Ali Kalao.
Bupati Wakatobi sangat aprisiasi atas adanya Lembaga Forum Komunikasi Keluarga Besar Liya ini yang diharapkan juga agar ethins-ethnis lainnya di Wakatobi juga bisa memunculkan suatu lembaga seni budaya agar masyarakat Wakatobi bisa segera maju dan lebih baik. Oleh karena itu ketika Ketua Umum Forkom KabaLi menyerahkan Fropil KabaLi dan Proposal Permintaan Bantuan Dana APBD Pemkab Wakatobi untuk pembiayaan pembuatan Sanggar KabaLi maka serta merta Ir.H.Hugua menyambut dengan senang hati dan menjanjikan bahwa persoalan dana tak jadi masalah akan diprioritaskan dalam waktu berjalan ini. Cuma ada permintaan beliau yang sangat baik yakni diminta kepada Forkom KabaLi sebagai Key Organizer dalam penyelenggaraan acara seminar budaya wakatobi. Bupati Wakatobi ingin mendengar refresentasi budaya masing-masing ethnis Wakatobi melalui penyelenggaraan seminar kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Wakatobi. Sehubungan dengan maksud tersebut, pada malam harinya (malam Senen) tanggal 14 Februari 2010 bertempat di rumah kediaman Ir.Edy Sunarno,MBA telah dilaksanakan rapat pengurus KabaLi untuk membentuk panitia seminar tersebut dan alhamdulillah pada malam itu juga telah dibentuk susunan panitianya dengan nama PANITIA PELAKSANA SEMINAR PEMBANGUNAN KEBUDAYAAN WAKATOBI DALAM RANGKA DESTINASI WISATA DUNIA 2010. Adapun Susunan kepatitiaan terdiri dari pelindung adalah Bupati Wakatobi dan Ketua DPRD Wakatobi, Stering Comminte terdiri dari Sekretaris Daerah Wakatobi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wakatobi, wa Ode Nurhayati,S.Sos, Ir. La Ode Abdul Madiki,M.Si dan Ir.La Ode Muhammad Ali habiu,AMts.,M.Si. Sedangkan Ketua Panitia adalah Drs.La Ode Ali Murni,M.Si dan wakilnya Ir.Edy Sunarno,MBA; Sekretaris La Ode Ali Ahmadi,SS dan wakilnya Mardin,SP,M.Si serta Bendahara Drs.La Ode Salagu. Panitia ini juga dilengkapi dengan seksi-seksi.
Langganan:
Postingan (Atom)

