KabaLi

KabaLi
FOTO ACARA PERKENALAN DENGAN INVESTOR ASAL SINGAPURA LIYA

KabaLi

KabaLi
FOTO SALAH SATU ACARA PERKENALAN DENGAN INVESTOR ASAL SINGAPURA

Sabtu, 03 September 2011

ATRAKSI SENI BUDAYA POSEPA'A LIYA 1 SYAWAL 1432 HIJRIAH DIHADIRI OLEH RIBUAN PENONTON DI ALUN-ALUN KERATON LIYA

OLEH : ALI HABIU



Atraksi seni budaya Tradisional Posepa'a Liya yang diselenggarakan secara rutin setiap 1 syawal setiap tahunnya kali ini pada hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah cukup meriah dihadiri oleh ribuan penonton yang datang dari berbagai penjuru desa di wilayah kepulauan wangi-wangi. Hal ini berkat informasi yang rutin diberikan melalui media face book di grup wakatobi dan di grup buton raya yang dipublisher oleh Ketua Umum Lembaga Forum Komunikasi Kabali Indonesia. Adapun informasi yang diberikan berupa pembangunan Benteng Liya, Pembangunan Sarana Alun-Alun untuk tempat pertunjukan seni budaya tradisional, ragam seni budaya tradisional yang dimiliki oleh Keraton Liya dan lain-lain.

Pada acara pegelaran atraksi Posepa,a tahun ini pelaksanaannya cukup tertib dimana semua penonton tidak boleh masuk ke dalam lapangan Alun-Alun arena pentas atraksi Posepa'a tersebut sehingga para pemain seni atraksi sepak menyepak dan kejar-mengejar antara lawan pasangan dengan jelas dapat dilihat dan dinikmati oleh semua penonton secara terbuka karena penonton tidak lagi berada didalam lapangan bercampur dengan para pemain. 


 Atraksi Seni Budaya Posepa'a Liya

Semua ini bisa terjadi berkat lapangan Alun-Alun belakang mesji Agung Keraton Liya telah dipugar dan dibenahi oleh Proyek Revitalisasi benteng Keraton Liya Tahun Anggaran 2011 yang baru saja selesai dikerjakan dari Kepala satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan Strategis Nasional Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia kerja sama dengan Lembaga Forum Komunikasi Kabali Indonesia dan Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi. Alhamdulillah patut diucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT mengingat dengan kehadiran Alun-Alun yang telah ditata sedemikian rupa oleh ahli tata ruang kawasan pada akhirnya semua masyarakat Liya mau menerima dengan senang hati setelah melihat manfaatnya ternyata jauh lebih baik bagi tempat pertunjukan berbagai ivem seni budaya tradisional Liya yang mana seluruh penonton sudah mulai tertib dan tidak lagi mau memasuki arena lapangan.




Kondisi Alun-Alun SetelahDipugar

Atraksi Seni Budaya Posepa'a ini adalah seni budaya tradisional Liya yang diperkirakan dimiliki sejak pertengahan Abad ke XIII yang dibawah dari Kerajaan Melayu yang diperagakan setiap bulan suci ramadhan setiap sore hari menjelang buka puasa sebagai acara rutin masyarakat dalam lingkungan Keraton Liya. Penyebaran seni budaya Posepa'a ini postulat disebarkan oleh para pengawal dan/atau pengikut setia Si Panjonga yang telah menetap di Keraton Liya setelah Si Panjonga pernah menjadi Raja Liya sekitar tahun 1258 sampai 1296 dan berpindah ke Buton. Seni Budaya Posepa'a ini diperagakan oleh para pengikut setia Si Panjonga yang telah bermukim di Liya pada setiap memasuki bulan ramadhan sebagai olah raga fisik membentuk ketahanan fisik, mental dan latih kanukragan disaat-saat perut terasa lapar akibat berpuasa disamping mengisi waktu menjelang buka puasa agar tidak jenuh dan merasa payah. ****